Senyum yang Tak Kembali
Karya: Nurul Fitri AwalinaKetika burung berkicau dengan merdunya
Angin menerpa dengan lembutnya
Dan hati terasa hangat dengan perasaannya
Entah rasa apa yang kini hadir terus membara
Terus bertambah setiap hari tanpa aku minta
Pertemuan itu masih terlihat nyata
Dengan senyuman yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata
Wahai jiwa, pertemuan itu hanya sekali
Tapi kenapa perasaan ini begitu besar dan berarti
Ingin rasanya kembali
Dengan pertemuan yang lebih dari ini
Tiba saatnya jawaban itu datang
Namun siapa sangka dengan awan kelam yang tak pernah terbayangkan
Secarik kertas aku pegang
Dengan air mata yang tak pernah aku harapkan
Aku terdiam lemah tak berdaya di atas ranjang
Oh, beginikah rasanya mengagumi tanpa memiliki
Hanya mampu memandang tanpa berani menghampiri
Senyum yang dulu kuharapkan setiap hari
Kini bersanding di pelaminan yang hanya bisa kupandangi
Bogor, 31 Mei 2026