Musim Tidak Menyimpan Nama
Karya: Rafu’atunnisaSehelai daun yang menua, runtuh terhempas oleh deru angin.
Membiarkan raganya yang rapuh meredup, perlahan lebur di pangkuan bumi yang sunyi.
Sementara di atas sana, reranting pohon bersorak menyambut kuncup hijau yang baru.
Larut dalam seminya musim yang merekah, mengabaikan lara atas gugurnya jemari usang yang kian memudar—yang pernah memberi tulus di masa yang telah usai.
Biarlah hening memeluk kisah helai layu yang kini menjadi debu waktu.
Kini helai layu itu memetik arti; bahwa ketulusan sejati tumbuh tanpa perayaan, meski perlahan terlupakan oleh musim yang berganti
Kota Bima, 01 Juni 2026