Riskiatun Nuril Holisa - Di Balik penantian ada jawaban. (LCP 47)

📅 30 يونيو 👁 Memuat...

Di Balik penantian ada jawaban.

Karya: Riskiatun Nuril Holisa


Aku pernah menghitung hari dengan gelisah, seolah waktu enggan melangkah dan harapan hanya menjadi bayangan-bayangan yang berlari menjauh. Setiap doa ku pinta dalam diam, kuselipkan di antara sujud yang panjang dan air mata yang tak pernah meminta belas kasihan. Langit tetap sunyi, namun aku percaya bahwa diam bukanlah tanda penolakan. Barangkali, Tuhan sedang menata jalan yang belum mampu kupahami.
Penantian mengajarkanku bahwa tidak semua yang terlambat adalah kehilangan. Ada musim yang harus dilewati, ada luka yang harus sembuh, dan ada hati yang perlu dikuatkan sebelum menerima anugerah. Ketika langkah terasa berat, aku belajar memeluk sabar sebagai sahabat, bukan sebagai hukuman. Sebab keyakinan selalu tumbuh pada merekah yang tidak berhenti berharap.
Lalu, tanpa suara yang menggelegar, jawaban itu datang. Ia hadir sederhana, namun cukup untuk menghapus letih yang pernah menetap. Aku mengerti, setiap detik penantian ternyata sedang membentuk diriku menjadi pribadi yang lebih ikhlas, lebih teguh, dan lebih bersyukur. Tuhan tidak pernah lupa pada doa yang dipanjatkan dengan tulus, dia hanya memilih waktu terbaik agar nikmat terasa lebih bermakna.
Kini aku memandang langit dengan senyum yang berbeda. Bukan karena semua keinginan telah terpenuhi, melainkan karena aku memahami bawah setiap doa memiliki jalannya sendiri. Di balik penantian yang panjang, selalu ada jawaban yang disiapkan dengan kasih. Dan ketika jawaban itu tiba, aku hanya mampu berbisik penuh syukur, bahwa segala yang ditunda ternyata bukan untuk menyakiti, melainkan untuk menghadiahkan sesuatu yang jauh lebih indah dari pada yang pernah kubayangkan.


Bondowoso, 30 Juni 2026