Namaku dalam doa mereka
Karya: Sukma Amila SholihahDoa yang Terjawab
Ku meninggalkan rumah.
Dengan rindu yang diam-diam kupeluk di dada.
Kuseberangi jarak,
Kutaklukkan sunyi,
kubawa mimpi menuju kota yang tak mengenal namaku.
Di setiap malam,
Kupungut cahaya dari letih.
Sebab aku percaya,
tak ada perjalanan yang sia-sia
bagi seseorang yang sedang mencari ilmu.
Namun, di balik setiap langkah yang kutempuh,
Ada dua pasang tangan yang tak pernah lelah menadah langit.
Yang menyembunyikan lelahnya dalam diam,
Dan yang menyembunyikan tangisnya dalam senyum.
Mereka tak pernah meminta aku
Untuk melihat perjuangannya.
Mereka hanya menitipkan namaku
Pada setiap sujud yang tak pernah mengenal usai.
Barulah kusadari,
Aku bertahan bukan karena kuat,
Melainkan karena doa mereka
Yang lebih kokoh daripada rapuhku.
Lalu hari itu datang...
namaku dipanggil,
dan semesta meramaikannya.
Semua orang melihat selembar keberhasilan,
Sedang aku melihat doa-doa yang akhirnya berwujud.
Aku melihat keriput yang lahir dari pengorbanan,
Air mata yang diseka sebelum sempat jatuh,
Dan cinta yang tak pernah pandai meminta balasan.
Ayah..., Ibu...
Terima kasih.
Kini tibalah giliranku.
membalas cinta kalian,
memastikan senyum kalian
Yang lebih panjang daripada lelah,
Dan kebahagiaan kalian
Yang lebih abadi daripada air mata.
Magetan, 30 Juni 2026