Ulfa Annisa - Mengarsip yang Asing (LCP 47)

📅 26 Juni 👁 Memuat...

Mengarsip yang Asing

Karya: Ulfa Annisa


Di antara selasar kampus yang mulai menua,
aku masih sering melihat kita, Jiko Inata.
Menghitung detik-detik ringkas saat kita kuliah dulu,
meski waktu ternyata hanya meminjamkanmu sekilas saja.

Hubungan itu layaknya musim yang tergesa-gesa,
patah di tengah jalan sebelum genap setahun melangkah.
Lalu kita mendadak asing,
seolah jemari yang dulu pernah bertautan
adalah milik dua orang keliru yang salah membaca tanda.

Bertahun-tahun kalender berganti, aku masih di sini.
Memendam rasa yang aku sendiri tidak tahu apa namanya;
apakah ini cinta yang tertinggal, atau hanya sesak
dari sebuah harapan yang dipaksa berhenti sebelum sampai?

Sekarang usiaku sudah tiga puluh tiga, Jiko.
Langkahku masih sendiri, belum tertaut dengan siapa-siapa.
Di ambang malam seperti ini, aku sering bertanya pada sunyi:
"Adakah sesuatu di antara kita yang sebenarnya belum usai?"

Apakah ada utang maaf yang belum sempat kita bayar?
Atau ada janji tak kasat mata yang masih mengikat pergelangan kaki kita?

Jika iya, mari kita selesaikan hari ini, Jiko Inata.
Mari kita lepas simpul-simpul yang menggantung di masa lalu,
agar aku dan kau bisa benar-benar bebas melangkah,
berjalan di bawah bayangan hidup kita masing-masing.



Cigugur, 25 Juni 2026