Kagumku pada sederhanamu
Karya: Zufarotul HusnaTak kutatap matamu
Bukan berarti tak ingin
Tak kuterima pesanmu
Bukan berarti tak kubaca
Ada bayang yang tak kau sadari
Tertinggal di pelupuk mataku
Entah itu segaris senyum berlesung pipi
Atau kesiur angin yang berani terbangkan rambutmu
Jika nanti kau sadari
Aku yang selalu menunggumu
Diperempatan jalan setiap pagi
Hanya tuk pastikan kau masih berpijak dibumiku
Setiap malam kuharapkan esokku lebih berani
Tuk katakan padamu tentang kagumku
Namun, sekarang biar kutuang dulu pada diksi
Agar semesta tau bahwa aku selalu mengagumi sederhanamu
Jepara, 5 Juni 2026