Harap yang Membatu
Karya: Abdullah Fattah Al BukhoriHari datang membawa ingin,
Logika retak dihantam dingin.
Ada harap yang tumbuh di dada,
Mati menjadi ketiadaan murni yang nyata.
Ingin kupanggil kau di sela hening,
Saat dunia mulai terasa asing.
Namun, kata kehilangan rupa,
Membatu di dalam ruang hampa.
Kita pengembara di labirin yang sama,
Mengejar arti yang kian samar.
Harapku adalah puncak tak pasti,
Runtuh sebelum kau peluk di hati.
Kini biarkan ingatan menguap,
Menjadi lubang gelap tanpa merayap.
Menikmati kosong yang menetap perlahan,
Sebab diam adalah sebuah perlawanan.
Blora, 1 Juli 2026