Aisyah Amira Rahmah - Rahasia di Balik Kata "Tunggu" (LCP 47)

📅 04 Juli 👁 Memuat...

Rahasia di Balik Kata "Tunggu"

Karya: Aisyah Amira Rahmah


Pernah kutitipkan namaku
pada lengkung langit
yang tak segera menjatuhkan kabar.
Sejak itu,
hari-hari berjalan
dengan saku yang dipenuhi tanya.

Doa-doaku
tak hilang.
Mereka hanya berdiam
di balik musim
yang belum membuka kelopaknya.

Sering kali
aku mengira sunyi
adalah bahasa penolakan.
Padahal,
ia sedang menenun
waktu yang belum selesai.

Di antara jam-jam
yang menua tanpa kepastian,
aku belajar
bahwa tergesa
hanya akan melukai akar
yang sedang diam-diam
mencari mata air.

Lalu suatu pagi,
tanpa bunyi yang megah,
semesta menyelipkan jawabannya
ke dalam hidupku.

Bukan seperti yang kubayangkan,
melainkan seperti embun
yang memilih daun
sebelum matahari menyadarinya.

Saat itulah
aku membaca ulang
arti kata tunggu.

Ia bukan tembok
yang menghalangi langkah,
melainkan pintu
yang belum selesai
diukir oleh kasih-Nya.

Dan aku pun mengerti,
ada doa
yang tidak dipercepat
agar jiwa sempat bertumbuh
sebelum menggenggam
apa yang selama ini dimintanya.

Kini,
kata tunggu
bukan milik kecewa,
melainkan ruang
tempat "belum"
perlahan menjelma
menjadi "telah."


Sidoarjo, 02 Juli 2026