Harap yang tak tersampaikan
Karya: Ajeng Sekar Maghfiroh
Ada sepotong harap yang kupilih tinggal di balik sunyi,
bukan karena takut didengar,
melainkan karena tak semua perasaan meminta jawaban.
Kubiarkan ia tumbuh seperti embun
yang setia menyapa pagi tanpa pernah meminta dikenang.
Langkahku terus berjalan,
meski bayangmu sesekali singgah di lorong ingatan.
Aku percaya, waktu bukan sekadar penghapus,
tetapi guru yang mengajarkan cara menerima
tanpa kehilangan arti dari sebuah ketulusan.
Bila takdir memilih jalan yang berbeda,
aku tak lagi menggenggam sesal.
Harap yang tak tersampaikan itu
akan tetap menjadi cahaya kecil di dalam dada,
mengingatkanku bahwa mencintai dengan tulus
tak selalu harus berakhir dengan memiliki.
Cilacap, 20 Juli 2026
Ajeng Sekar Maghfiroh - Harap yang tak tersampaikan (LCP 47)
📅 21 Juli
👁 Memuat...