Diksi-diksi Jatuh Sore Tadi
Karya: Akhadia Tri AgustinaAku hamba yang tidak tahu malu,
tapi banyak mau
Harap-harap semu,
membanjiri ingatanku
Tuhan, izinkan aku
melupakan masa-masa kelabu
Tuhan, izinkan aku
menerima kanvas baru
Tak ku biarkan siapapun
mengharu biru,
menoreh kelam di kanvas baruku
Doa-doa seakan terselip di air mata ibuku
"Nak, sehat selalu...", pesannya kepadaku
Ingin sekali ku katakan hal seperti ini,
"Bu, rasanya sakit sekali"
Ingin sekali ku patahkan diksi-diksi
Yang mengotori soreku tadi,
yang menghakimi takdirku ini
Kanvas baru berbisik padaku kali ini,
"Terima kasih, sudah ingin hidup lagi"
Purbalingga, 14 Juli 2026