Ali Ahmadi Nafi - Santika Langit Sunyi (LCP 47)

📅 20 Juli 👁 Memuat...

Santika Langit Sunyi

Karya: Ali Ahmadi Nafi


Ada harap yang kupeluk dalam sunyi,
namun tak pernah tiba pada namamu.
Ia tumbuh perlahan di sela doa,
menjadi cahaya yang enggan padam.

Kata-kata kusimpan di balik diam,
takut mengusik langkahmu yang tenang.
Aku memilih menjadi angin,
hadir tanpa meminta dikenang.

Bila waktu bertanya tentang rasa,
biarlah senja yang menjawabnya.
Sebab tidak semua harapan
ditakdirkan menjadi suara.

Sebagiannya hanya tinggal di dada,
mengalir bersama hujan dan kenangan.
Lalu hilang bersama musim,
tanpa sempat mengetuk pintu tujuan.

Meski tak pernah kau dengar,
harap itu pernah hidup sepenuhnya.
Ia mengajariku bahwa mencintai
tak selalu harus memiliki,
dan menanti
tak selalu berakhir dengan temu.


Payakumbuh, 18 Juli 2026