Almira Imla Nur'aini - Nasi Yang Mendingin (LCP 47)

📅 07 Juli 👁 Memuat...

Nasi Yang Mendingin

Karya: Almira Imla Nur'aini



Kupikir rumah adalah tempat dimana kasih bersemayam tanpa syarat. Nyatanya, aku lebih sering menyapa tembok-tembok yang pandai membisikkan sunyi, sementara peluk tak lebih dari fatamorgana yang dicipta dari benakku. Maka kusembunyikan segala nestapa dibalik wajah yang tampak baik-baik saja, merapihkan lara yang terus berakar setiap hari. Kutaburkan segala pencapaian diatas harap mereka, berharap sepasang mata yang selama ini kucari akhirnya menoleh.

Namun, segala asa yang kupelihara akhirnya tak lebih dari sapda yang gugur dihadapan sunyi. Ia tak pernah sampai kepada dua hati yang dulu kusebut sebagai rumah dengan gembira. Mungkin, yang perlahan karam bukanlah rinduku akan kasih, melainkan keyakinanku bahwa rumah tak pernah abai kepada anak yang terus mengetuknya.


Banten, 5 juli 2026