Kesialan yang Terpilih
Karya: ANIS SULALAHHanya pembawa kesialan
Insan yang cuma-cuma
Tidak berpendidikan
Berjalannya hidup, hanya bisa berserah kepada-Nya
Aku ingin tahu
Apakah aku pantas, menyadari diri hanyalah sekeping tanah
Banyak yang lebih sempurna daripada aku
Kenapa harus aku yang terpilih?
Hanya ada satu pusat orbitan
Menarik pulang jiwa yang tepat
Tanpa menghitung energi yang dilepaskan
Di bawah rembulan-Nya, semua partikel setara terikat
Kini, tabir itu telah tersingkap
Ruang sujud menjadi muara bagi segala badai yang luruh
Meski diri ini dipenuhi noda hitam yang berakar
Tangan-Nya tetap mengulur, membasuh luka yang patah
Pamekasan, 03 Juli 2026