Bajing Sumbang
Karya: Anisa Nur FadilahBerpuluh-puluh semut itu berteriak
“Hei! Jangan terus-menerus kau injak!
Aku juga ingin hidup dengan layak!
Melangkah dengan tegak
bukan berjalan dengan merangkak!
Bukannya bernapas dengan penuh sesak!”
Oh, bajingan
Bahkan suaranya tak mampu menghantam
jiwa yang dibutakan jabatan
Suaranya kian teredam
Bayangnya kian menghilang
bersama keadilan yang tak kunjung datang
omong-omong yang slalu terbilang
menemui jiwa yang hampir melayang-
layang dicabik bajing sumbang
Oh, saudara
Ini adalah kata
Mereka membenci kata
frasa dan suara
Mereka memburu kata
seakan memburu bajing yang berdansa
di bawah cakrawala
Sayang sejuta sayang, kata
tak sempat menemui ajalnya.
Pasuruan, 13 Juli 2026