DI MANA LANGIT MENYIMPAN JAWABAN
Karya: AYU RAHMAWATIAku pernah mengetuk sunyi sehingga jemariku lelah memanggil waktu,
Di tanah yang tak pernah menjanjikan musim,
Hari-hari selalu berlalu,
Aku hanya bisa menyirami dengan diam.
Sesekali aku mengira tuhan menjauh,
Padahal aku terlalu sibuk menunggu jawaban,
Harapan sempat kehilangan cahaya,
Namun aku percaya, doa seperti akar yang diam di dalam tanah,
Doa tumbuh tanpa harus terlihat.
Saat itu aku mengerti,
Tuhan tak pernah menutup telinga bagi hati yang berserah,
Tuhan hanya memilih waktu yang terbaik agar harapan bertemu dengan hikmah,
Maka aku berdoa sekali lagi, bukan untuk bertanya kapan.
Melainkan mengucap syukur,
Sebab yang datang,
Ternyata jauh lebih indah,
Daripada yang pernah kupinta.
Bangkalan, 14 juli 2026