Dibaca: Memuat...
Doa-doa yang mengalir
Karya: Chaeril AnamPagi itu
embun belum lepas dari ujung daun jambu
ketika pintu rumah terbuka perlahan
Tak ada bunyi sangkakala
hanya langkah seorang ayah yang pulang membawa senyum tipis dan sekarung beras di bahunya
Ibu berhenti mengaduk panci lalu menundukkan kepala tanpa sepatah kata
Di sudut ruang sajadah masih terbentang dengan bekas lipatan yang belum rata
Barulah aku mengerti ada doa yang tidak dijawab dengan suara
melainkan dengan langkah pulang tangan yang tetap bekerja dan harapan yang diam-diam menjadi nyata
Sumenep, 19 juli 2026