Dewi Putriana Wirganingtyas - Surat Yang Tertinggal (LCP 47)

📅 20 Juli 👁 Memuat...

Surat Yang Tertinggal

Karya: Dewi Putriana Wirganingtyas


​Aku selalu melafalkan namamu dalam hening,
menggoreskan namamu di atas kertas putih,
menumpahkan seluruh rasa—
yang tak akan pernah kulontarkan dalam suara.
​Namun setiap kali aku menatap cermin,
keberanianku langsung runtuh dalam sekejap mata.
Menatap parasku yang biasa saja, membuatku mundur seketika.
Aku akhirnya memilih diam, menyimpan rahasia itu—
di dalam laci yang paling dalam.
​Tak terasa musim mulai berganti,
mengunci rahasia itu semakin rapi.
Sampai akhirnya kulihat namamu lagi,
bukan di atas kertas, melainkan di atas batu yang dingin dan bisu.
​Harapan ini akhirnya hilang tanpa sempat tersampaikan,
abadi dalam sunyi yang tak akan pernah kau dengarkan.


Ponorogo, 20 Juli 2026