Setelah Badai Menemukan Jawaban.
Karya: Echa AmeliaSetelah Badai menemukan Jawaban
Di atas hamparan sajadah yang basah oleh sisa air mata, aku pernah melangitkan pinta yang terasa mustahil bagi logika. Hari-hari berganti, membawa badai dan pelangi yang silih berganti menguji keteguhan hati. Kini, ketika pagi menyapa dengan cahaya yang berbeda, aku menyadari bahwa setiap tarikan napas dan langkah yang tertatih adalah jawaban yang tertunda namun indah. Ternyata, Tuhan tidak hanya memberikan apa yang aku inginkan, melainkan apa yang sungguh-sungguh aku butuhkan. Semua penantian panjang itu kini bermuara pada rasa syukur yang tak terlukiskan. Doa yang dulu kuucap dalam hening, kini menjelma menjadi kenyataan yang menggenggam erat jemari takdirku, membuktikan bahwa kesabaran bukanlah kesia-siaan, melainkan bentuk tertinggi dari sebuah keyakinan yang akhirnya memeluk jawaban.
Jakarta, 16 Juli 2026