Erlanda Desy Olivia - Surat yang Tak Pernah Kembali dari Langit (LCP 47)

📅 13 Juli 👁 Memuat...

Surat yang Tak Pernah Kembali dari Langit

Karya: Erlanda Desy Olivia


Barangkali do'a
bukan suara yang segera dijawab,
melainkan benih
yang diam-diam tumbuh
di tanah paling sepi.

Aku pernah kehilangan
dua musim sekaligus,
hingga rumah hanya tinggal gema nama
yang kupanggil dalam diam.

Hari-hari mengajarkanku menjadi pohon
akarnya memeluk luka,
batangnya menahan badai,
pucuknya tetap menghadap cahaya.

Dari langkah yang nyaris menyerah,
Tuhan menuntunku
melewati lorong-lorong sunyi
menuju pintu yang tak pernah kupeta
kesempatan belajar lagi,
harapan yang kembali bernapas,
dan sepasang mata
yang memilih tinggal
saat dunia terasa tergesa.

Kini kutahu,
langit tidak terlambat mengirim jawaban.
Ia hanya sedang menulis akhir
yang tak mampu kubaca
sebelum air mata
selesai menjadi doa.


Gresik, 13 Juli 2026