Dibaca: Memuat...
Telinga Parau
Karya: Fani Amalia RifandaPikiran tak mampu mengucapkan kata
Mulut tak mampu mengatakan rasa
Dimana hati sudah terjerat dilema
tidak ada lagi kata tersurat fana
Harap yang terpendam peluh
Hanya mampu terdiam keruh
Bunga tetap akan semerbak mekar
Walaupun langit sedang diterpa getar
Tak ada lagi yang terdengar parau
Oleh telinga sang pujaan pengacau
Hingga akhirnya karam lebam
Menelan rasa yang sudah hancur padam
Surabaya, 20 Juli 2026