Ingda Julianti - Yang Sengaja Kubiarkan Tenggelam (LCP 47)

📅 20 Juli 👁 Memuat...

Yang Sengaja Kubiarkan Tenggelam

Karya: Ingda Julianti


Ada permintaan yang kutahan di ujung lidah,
sebab sekali lepas, ia jadi utang
yang harus kau bayar dengan sesuatu yang bukan hakmu.

Kubiarkan ia tenggelam seperti kerikil yang sengaja kulempar
ke sumur yang lama tak dipakai orang,
bukan untuk hilang, tapi supaya berhenti
mengetuk permukaan yang ingin kujaga tenang.

Ada doa yang kulipat jadi dua,
kusimpan di saku jaket yang kuberikan padamu
suatu malam yang kau kira hanya soal cuaca.

Aku bertanya kabarmu, padahal maksudku tinggallah.
Aku bertanya kapan pulang, padahal maksudku
jangan pernah pergi.

Seperti lampu teras yang menyala semalaman,
bukan untuk jalan yang kau tahu,
tapi jaga-jaga andai kau tersesat pulang.

Dan jika kelak kau tanya mengapa aku diam saja,
kutunjukkan saja jaket itu, belum sempat kucuci,
sebab di situ masih ada
doa yang belum selesai kupanjatkan.


Bengkulu, 20 Juli 2026