Harap yang tenggelam
Karya: Jazlyn QamraHarap ku lebih luas dari sekedar samudra.
Aku berencana dengan tawa lalu berusaha ditemani bayang-bayang iblis.
Setalahnya aku sadar bahwa harusnya tak usah berharap.
Sering kali kita bermimpi, tapi kita lupa akan tentang mimpi buruk.
menyiksa secara perlahan, lalu mengiris tanpa ampun.
Berapa orang hanya mampu untuk tertawa, lalu membiarkan luka begitu lama.
Malam ini aku kembali tertidur tanpa mimpi.
Apa benar manusia hidup hanya satu kali? atau mereka telah mati dengan harap yang tak pernah sampai?
Tidurlah, tidur.
Biarkan mimpi tak pernah mengusik lagi.
Apa yang meraka tahu tentang harapan? aku terus berharap kepada semua nya tapi tak sekali pun ku dengar jawabnya.
Tuhan, apakah engkau sedang berpaling dari ku? apakah engkau menyembunyikan mimpi ku lagi?
Aku tenggelam di kedalaman samudra. Bagaimana bisa menjawab jika mulut ku penuh dengan air, pandangan gelap menyelimuti, serta sesak penuh dalam dada.
Akhirnya, aku berserah
pada harap yang tak pernah sampai kepada ku.
Lampung, 17 juli 2026