Harap yang tak tersampaikankan
Karya: Jihan nur AishaAda harap yang terpatri dalam relung jiwa
Kusimpan rapat, tak pernah kuucap dengan lisan
Bukan karena tak ingin disampaikan
Tapi karena takut kata tak mampu mewakili rasa
Seperti embun yang jatuh di daun paling dalam
Indah dan jernih, namun tak terlihat mata
Seperti melodi yang bergema di ruang sunyi
Terasa hangat, tapi tak terdengar oleh telinga
Kadang waktu belum memberi ruang
Kadang keadaan belum membuka jalan
Maka harap ini kupeluk dengan keikhlasan
Mengubahnya menjadi doa yang senantiasa terpanjat
Ia tak mati meski tak bersuara
Ia tetap tumbuh meski tak terungkap
Menjadi penguat saat langkah terasa berat
Menjadi cahaya saat jalan terasa gelap
Karena kupercaya: tak semua yang diharapkan
Harus selalu diketahui atau didengar
Yang terpenting ia tetap ada, tulus, dan terjaga
Hingga pada waktunya takdir menjawabnya dengan cara yang paling indah
Tasikmalaya, 1 Juli 2026