JUWITA NUR HASANAH - Samar Cinta Diantara Wangi Latte (LCP 47)

📅 20 Juli 👁 Memuat...

Samar Cinta Diantara Wangi Latte

Karya: JUWITA NUR HASANAH




Kopi di seberang meja dapur itu masih menyimpan namamu, Mah.
Masih tercium wangi latte hangat tiap pagi,
berbaur dengan omelan yang kau ucapkan pada kami.
​Mulutmu selalu bergerak, berbicara pada kami;
anak-anakmu, yang kau didik tiap hari
dengan secangkir kopi hangat di genggamanmu.
​Harapan kasihmu seolah tak terucapkan,
tersembunyi di balik omelan pagi yang kami damba menjadi ucapan sayang.
Namun, itulah bentuk cintanya;
yang ia sampaikan lewat omelan dan segenggam kopi,
untuk kami yang dulu tak pernah tahu itu adalah kasih sayang.
​Lambat laun, wangi kopi itu menghilang, Mah,
tertelan waktu dan tenggorokan yang telah usang.
Dan kini kami berdiri, mendengar dalam sunyi.
​Dengan harapan yang sama,
semoga omelanmu dulu sempat tergantikan dengan kata-kata sayang.
​Namun malang, kau terlanjur pergi meninggalkan,
tanpa sempat mengucap kata sayang yang lugas,
dan sayangnya, kami pun terlambat menyadari.
​Bahwa kopi latte dan iringan omelanmu tiap pagi,
adalah wujud cinta sejatimu pada kami.
Yang kau harapkan, dapat kami sadari suatu hari nanti.


Bandung, 20 juli 2026