Perjalanan yang tak pernah sampai
Karya: Muh. JumaedilDiamku bukan karena tak cinta,
melainkan cara melepaskan
yang kusebut perjalanan.
Apalah arti sebuah perjuangan,
jika ia tak menginginkan.
Aku tak mengungkapkan,
sebab jawabnya telah lebih dulu enggan.
Aku sadar posisiku…
sekadar seseorang yang kebetulan singgah
di salah satu bab hidupnya.
Peranku hanya karakter sampingan,
yang cepat atau lambat akan tergantikan,
lalu dilupakan.
Aku bukan tokoh utama dalam kisahnya,
yang ia tunggu kedatangannya.
Aku hanya rakyat jelata
yang berharap bisa menjadi ksatria,
hingga pangeran yang ia tunggu
datang untuk menjemput sang putri itu.
Itulah sebabnya ini kusebut perjalanan,
sebab aku sesekali berhenti,
menatap ke belakang dengan berharap,
untuk sekali saja,
dia akan memanggilku pulang.
Barru, 11 Juli 2026