SULAMAN TAKDIR YANG TERTINGGAL DI LANGIT
Karya: Muhamad Fakhri Al FallahKu sulam mimpi pada setiap lantunan doa yang mengembun sebelum fajar datang, berharap langit membuka jalan bagi langkah yang telah lama aku persiapkan. Ku lewati malam dengan sujud yang tak pernah ku lewatkan, menanam ikhlas di sela tetesan air mata. Namun ketika hari yang di tunggu datang, namaku hilang di antara ribuan harapan yang telah berguguran. Pintu harapan yang ku impikan tetap tertutup dengan rapat, seragam kehormatan yang kurindukan hanya tinggal bayang pada cermin. Kutanya pada sunyi, mengapa ikhtiar dan ibadah belum berbuah jawaban. Hembusan angin hanya membawa diam, seolah takdir sedang menguji kekuatan hati akan keikhlasan. Meski dada retak oleh rasa kecewa, sajadah tetap menjadi tempatku untuk berpulang. Sebab mungkin, Tuhan tidak menghapus mimpiku, hanya sedang menuliskan jalan yang belum sanggup ku baca.
Bekasi, 8 juli 2026