Muhammad Abdi Gusti - Pelabuhan Terakhir (LCP 47)

📅 20 Juli
Dibaca: Memuat...

Pelabuhan Terakhir

Karya: Muhammad Abdi Gusti


Pelabuhan Terakhir

Setiap malam adalah arungan panjang di lautan keraguan, tempat kompas imanku kerap kehilangan arah utara. Ombak ujian menghantam bahtera kesabaran, membuatku limbung dan nyaris karam dalam palung keputusasaan.

Namun, ada satu jangkar yang kugenggam erat: keyakinan bahwa Engkau tak pernah terlelap.

Maka kuteruskan pelayaran itu, meski langit sering kali enggan memperlihatkan bintang-bintangnya. Kubiarkan waktu mengajari perahuku membaca arah yang tak kupahami.

Kini, setelah badai itu luruh, aku berlabuh di dermaga yang tak pernah kutandai dalam peta harapan. Bukan tempat yang selama ini kupinta dalam doa-doa panjang, melainkan pelabuhan yang diam-diam meneduhkan segala luka.

Di sana, kusaksikan serpihan kecewa berubah menjadi pengertian. Air mata penantian menjelma embun syukur yang membasahi jiwa. Dan pada akhirnya, aku memahami: jawaban itu telah lama berlayar menuju diriku, hanya saja datang melalui arah yang tak pernah kuduga.



Banjarmasin, 19 Juli 2026