Dikabulkan
Karya: Muhammad Ja'far Shodiq Al WahidiIbu,
Di setiap sujudmu, kau menanam namaku
di ladang langit yang tak pernah kulihat.
Sedang aku, terlalu sibuk mengejar fajar,
hingga lupa siapa yang lebih dulu menyalakan matahari.
Kupikir jalan ini terbentang karena kuatnya kakiku.
Nyatanya, setiap langkah hanya daun
yang hanyut di sungai doamu.
Hari ini,
saat harap satu per satu bermekaran,
aku baru mengerti, yang dijawab Tuhan
bukan sekadar permintaanku,
melainkan doa yang berkali-kali lahir
dari bibirmu yang tak pernah lelah.
Jika kelak,
orang menyebutku berhasil,
biarkan aku menunduk.
Sebab di setiap pencapaian,
masih ada jejak telapakmu
yang tak pernah terlihat,
namun lebih dulu terkabul.
Malang, 20 Juli 2026