Nasrun Faqih Pitambara - "Surat kepada Langit yang masih menunggu Fajar" (LCP 47)

📅 20 Juli 👁 Memuat...

 Surat kepada Langit yang masih menunggu Fajar

Karya: Nasrun Faqih Pitambara


Di sela terakhir malam,
jendela rumah kubiarkan terbuka,
seolah ada seseorang yang akan mengembalikan selembar harap yang pernah kukirim tanpa alamat.

Malam hanya menitipkan embun pada kusen kayu
Sementara jam dinding terus menghafal bunyi penantian
Orang-orang menyebut waktu mampu menyembuhkan
namun tak pernah menjelaskan mengapa ia juga pandai memperpanjang kesepian

Kini ku belajar,
bahwa tidak semua do'a dijawab dengan kedatangan
sebagian tumbuh menjadi kekuatan untuk terus melangkah
meski tangan ini masih tampak halus

Jika suatu saat nanti,
fajar pun mengetuk pelan
biarlah dia menemukanku bukan sebagai penanti keajaiban
melainkan seorang diri yang telah mengerti
bahwa langit tidak pernah tergesa
sebab yang sedang disiapkan bukan jawaban melainkan diriku.


Sorong, 19 Juli 2026