Harap yang tak tersampaikan
Karya: NUR LAELI KHAMIDAH
Di antara jadwal kuliah yang menumpuk
dan kopi yang mulai kehilangan hangatnya
aku menyimpan sesuatu
yang tak pernah benar-benar menemukan suara
Bukan karena tak ada kesempatan
melainkan karena keberanian sering kalah
oleh kemungkinan-kemungkinan buruk
yang tumbuh lebih cepat dari keyakinan
Aku mengingatmu seperti catatan kecil
di sudut buku yang jarang dibuka kembali
tak penting bagi dunia
namun cukup untuk membuatku berhenti sejenak
Ada banyak kalimat yang kususun rapi
berulang kali direvisi dalam kepala
seperti proposal yang tak kunjung dikirim
karena takut mendapat penolakan
Aku ingin mengatakan
bahwa kehadiranmu pernah menjadi jeda
di tengah hari-hari yang berisik
saat tugas, target, dan tuntutan
datang tanpa memberi ruang bernapas
Namun waktu berjalan dengan caranya sendiri
Kita bertemu, berbincang, lalu menjauh
menyisakan kemungkinan yang tak sempat tumbuh
menjadi sesuatu yang dapat diperjuangkan
Kini harap itu masih ada
bukan sebagai luka yang ingin dirawat
melainkan sebagai pelajaran
bahwa tidak semua yang berharga
berhasil sampai ke tujuan
Sebab sebagian harap memang lahir
untuk tinggal di dalam hati
menjadi cerita yang tidak selesai
dan tetap hidup
meski tak pernah tersampaikan
Jakarta, 6 Juli 2026
NUR LAELI KHAMIDAH - Harap yang tak tersampaikan (LCP 47)
📅 21 Juli
👁 Memuat...