Fatamorgana Sang Pelukis
Karya: Nurhayati FadillahKanvas tak memancarkan putihnya lagi,
Sang pelukis pun berusaha untuk mewarnai,
Hal yang terjadi tak seperti yang ada di bayang
Malah adanya latar belakang itu, menjadi usang,
Pelukis mendekatkan lilin adanya agar menerangi,
Namun tampak yang ada malah hal yang tak di sukai,
Setiap langkah manusia ingin meraup semesta,
Namun ini hanyalah tempat singgah penuh dengan fatamorgana,
Setiap goresan sketsa yang di ukirkan di permukaannya,
Pelukis mencoba menakar porsi setiap warna agar ada nyawanya,
Namun porsi yang ada membuat sketsa jadi berantakan,
adanya seorang pelukis memilih untuk mengalah atas keadaan,
Pada tujuan akhir sang sastra lah yang melanjutkan,
Seolah menikmati riuh gaduh dalam goresan,
Walau lupa caranya bernapas pelan,
Kini pelukis memilih berhenti meletakkan harap yang tak tersampaikan.
Medan, 03 Juli 2026