Saat Langit Berbisik Kembali
Karya: NurlistianisyaDi ujung malam yang sunyi dan dingin,
aku bersimpuh melangitkan sebaris ingin.
Lewat air mata yang jatuh tak terbilang,
kugantungkan harapan yang hampir hilang.
Lama aku mengetuk pintu-Mu tanpa jemu,
memeluk sabar di tengah badai yang menderu.
Kerap kali hati kecilku bertanya lirih,
apakah suaraku didengar di balik perih?
Kini, fajar baru telah menyingsing terang,
membawa jawaban yang menghapus bimbang.
Sesuatu yang dulu kuanggap mustahil nyata,
kini hadir memeluk jiwa dengan sejuta bahagia.
Tuhan tidak pernah tidur atau terlupa,
Dia menjawab di waktu yang paling sempurna.
Rencana-Nya lebih indah dari sekadar mimpi,
mengganti air mata menjadi syukur tak bertepi.
Doa yang dulu senyap di keheningan malam,
kini bersemi, menghidupkan rasa yang sempat karam.
Pasaman Barat , 12 Juli 2026