Jawaban di Sepertiga Malam
Karya: Raisya KamilaLama jemari ini tertangkup merawat sepi
mematung pinta pada sepertiga malam yang sunyi
runtuhnya air mata menjadi saksi paling setia
menyiram rona harap yang nyaris kehilangan daya.
Ada masa dimana dada terasa sesak
mempertanyakan nalar mengapa jawaban tak kunjung datang?
namun jiwa lekas menjinakkan gejolak
memeluk prasangka baik yang tak boleh retak.
Kini pekat mendung itu telah runtuh
membasuh rindu dan peluh menjadi utuh
rapalan do'a yang dahulu membumbung tinggi
kini meluruh ke Bumi, mengakar menjadi rezeki.
Ketukan itu terjawab lewat skenario yang paling indah
mengubah remah lelah menjadi limpahan berkah
ini bukan sekadar muara dari penantian,
melainkan bukti nyata atas keagungan Yang Maha Kuasa.
Bandung, 1 Juli 2026