Dibaca: Memuat...
Terjerat Kelakar Suratan Waktu
Karya: RamlahSehelei benang merakit pikiran
Jarum tajam menusuk lamunan
Makin ku kait semakin sakit
Ku sangka menjahit malah terlilit
Sungguh terjerat pikiran sangat tak nyaman
Memberontak di akal tak karuan
Lalu Ku bentangkan selendang
Hamparan sajadah panjang
kutukan manusia amat jeram
Riam menyirami telinga dengan lantang
Terbilang bila tak beranak
wanita tak sempurna
Ia kira kalimat itu berupa kelakar
Tatkala lupa jika pisau
mampu menusuk tuannya sendiri
dari akar tubuh yang paling dalam
Dari sujud doa yang paling sunyi
Akan lahir ketenangan
Menutup mulut tuan tuan terkelu
karena pencipta lebih tahu
Lebih baik diam membisu
Tatkala diterpa badai berbagai penjuru
daripada mulut membelu-belai
menyayung orang tak berdosa
Sebab suratan tak pernah keliru
Menemukan doa pemiliknya
hingga lahir kehidupan baru
Yang terjawab dalam dentuman waktu
Tarakan, 19 Juli 2026