Yang Pulang Bukan Doaku
Karya: Stefani Sa'buKupikir langit hanya mahir
menyimpan gema.
Maka setiap malam
kutitipkan namaku pada sunyi,
membiarkannya menempuh perjalanan
yang tak mampu dijangkau mataku.
Hari-hari berlalu.
Harapan mengecil
seperti nyala terakhir
yang enggan menyerah pada angin.
Aku menunggu
hingga lupa rupa dari kata nanti.
Lalu sesuatu kembali.
Bukan pintu yang terbuka.
Bukan keajaiban yang menggetarkan dunia.
Melainkan diriku.
Ternyata ada yang diam-diam dibentuk
selama langit terlihat membisu.
Ada yang disembuhkan
tanpa sempat kusadari.
Saat itulah aku mengerti:
tak satu pun doa pernah kehilangan arah.
Sebab yang pulang dari hadapan Tuhan
bukan selalu apa yang kuminta,
melainkan siapa aku
setelah selesai menunggu.
Yogyakarta, 20 Juli 2026