Datang di jalur yang tak kukenal
Karya: Yarman GuloDulu kuucap
dengan suara gemetar
di tengah malam yang membeku.
"Tuhan, aku lelah.
Segala jalan telah kulalui,
namun kegagalan terus menghampiri.
Langkah apa lagi harus kutempuh?"
Namun Engkau diam,
tak menyahut seketika.
Hari demi hari berlalu,
hingga air mata membuatku
hampir berhenti berjuang.
Namun saat kutoleh ke belakang,
kulihat jejak-Mu.
Bukan jalan yang kupilih,
melainkan jalan yang Kau siapkan;
lebih teduh, lebih damai,
penuh kasih dan perlindungan.
Barulah kusadari,
doaku tak pernah Kau abaikan.
Engkau menjawabnya
dengan cara yang lebih indah
daripada yang pernah kubayangkan.
Air mataku jatuh,
bukan lagi karena putus asa,
melainkan karena syukur.
Maafkan keraguanku, Tuhan.
Terima kasih,
karena sejak awal
Engkau telah menyiapkan
yang terbaik untukku.
Sikapas, 09 Juli 2026