SURAT YANG MENGEMBARA
Karya: YUNI NURIYANTIAku pernah selalu menyebutmu,
Dalam setiap aksara yang kutulis.
Namun, ternyata kamu benar-benar hanya menjadi sebuah fatamorgana.
Anganku terlalu tinggi,
Hingga menyeret mu kedalam puisi yang kurajut.
Karena tentang mu, masih menjadi cerita yang paling kusuka.
Bohong sekali jika kukatakan namamu telah terlupakan.
Tolong maafkan aku,
Karena telah lancang mengabadikan mu disini.
Namun entah mengapa, tentang mu adalah untaian Enigma.
Yang menarik sukma ku untuk terus menulis mu.
Selamat berkelana dalam aksara yang kubuat.
Tuan...
Garut, 17 juli 2026