Melodi Sepuluh Malam Terakhir
Karya: Arinni Qisti Adila YuryskiDingin malam mengendap tusuk jiwa
Sepi temani di gemerlap dunia nan asing
Namun malam ini beda rasa
Malam asing bak kawan tak terasing
Sepuluh malam terakhir dihampiri
Si sayap putih datang tanpa suara
Bisikan mantra bak hipnotis sentuh hati diri
Gerak hati pikiran kenang nan jauh di sana
Tak hanya satu jiwa...
Tak hanya dua jiwa...
Jiwa jiwa yang tlah lama lepas diri,
kini terpanggil jiwa sang kandung diri
Itulah doa sang ibu
Bak lantunan syair beri keberuntungan
Selalu temani jiwa yang lepas jangkauan
Terselip rasa rindu tak tertahan
Maka sepuluh malam terakhir...
Si sayap putih tiupkan syair kerinduan
Sentuh jiwa-jiwa lelah nan sepi melipir
Serap semua melodi lembut kerinduan
Hingga di hari kemenangan
Jiwa-jiwa kembali menyatu
Jiwa-jiwa mengobati kerinduan
Kerinduan bak ramuan hati sang ibu
Padang, 09 Agustus 2026