Karya: Aura Yuninda Cahya
Ku rasakan sesuatu melesat lolos begitu saja
Rasa berani datang merasuk menuju angan
Mahligai cinta tak terperi, tak berujung, tak terbatas
Penyebab gundah, tempat asal gelak tawa
Kau melihat dan mengenalku sebagaimana kau tahu
Namun tidak dengan tuhanmu
Antara sujudku dengan dudukmu
Tadahku dengan genggammu
Tak akan pernah bisa bersatu
Lihatlah aku yang disini memandangmu
Lisan yang diam bertolak belakang dengan angan
Melibatkan mata, isi kepala, dan keterikatan jiwa
Tiada dasar dari mana asalnya
Lekukan tak berujung penyebar kebahagiaan
Melebur merasuk menggerayang tak terjamah
Kumohon.. bebaskanlah diri yang kian melemah
Dari hebatnya kekuatan zat dahsyat penyebab gundah
Karawang, 27 Agustus 2026