Dibaca: Memuat...
Mengalah Pada ImanKarya: BANGKIT GULTOM
Bumi yang dahulu kau sebut rumah paling nyaman,
kini ternoda oleh patahnya kisah impian.
Mentari yang pernah kau puja menghangatkan kulitmu,
kini membakar pedih, meremukkan rusukmu.
Hujan penyejuk hati,
kini kau kutuk menjelma nyala api.
Malam bergemerlap bintang,
kini sunyi, tenggelam dalam gelap yang panjang.
Di manakah seseorang yang begitu kau puja?
Bukankah ia telah pergi, meninggalkan ragamu yang hampa?
Betapa malangnya dirimu,
melarungkan cinta pada hati yang tak pernah menyimpannya.
Betapa bodohnya dirimu,
setia menunggu langkahnya,
sementara bayanganmu saja tak pernah ia sapa.
Doa tak lagi sama, namun kau merajalela memaksa dia milikmu.
Mengalahlah,
demi seseorang yang tak pernah menaruhmu di ujung arah.
Mengalahlah,
demi duri yang terlalu tajam merobek kulit hingga berdarah-darah.
Jangan salahkan dia,
salahkan rasa yang tak tahu di mana harus berlabuh,
agar tak lagi runtuh untuk tempat ibadah yang tak sejiwa, namun nekat kau perjuangkan hingga lumpuh.
Lampung Selatan, 29 Agustus 2026