Karya: Devi Auliana
Dalam naungan buana,
angin merasuk hingga sukma,
seakan menyampaikan pertanda,
bahwa doa akan segera menjadi nyata.
Di bawah cakrawala yang berbeda,
aku mendamba,
membawa satu nama yang ku ukir menjadi aksara,
kepada langit hingga menuju singgasana.
Di luar sana, tangan-tangan menengadah dalam senyap,
merajut asa kala gelap.
Bahasa cinta kian lekat terucap,
berpacu dalam sunyi menuju satu jiwa yang diharap.
Meski raga terpisah jauh oleh jarak,
beribu-ribu hasta yang tak terlihat,
nama kita begitu dekat,
mengikat cinta pada garis tangan semesta.
25 Agustus 2026