Faruq Ismail - DOA DI KURSI PENUNGGU (LCP 48)

📅 23 Agustus
Dibaca: Memuat...

 DOA DI KURSI PENUNGGU

Karya: Faruq Ismail




Malam menunggu siang,
siang menunggu malam.
Keduanya saling setia dalam pergantian.

Lalu kita berdua?
Terpapar di antaranya,
mengharap secuil keterangan:
bukan cuma mereka yang ingin lentera,
kita juga butuh cahaya.

Cahaya yang membawa kita ke surga,
bukan ke neraka itu.
Berjalan saja tak mengapa,
sampai keduanya pasti.

Jika kau ingin terbang, aku belum.
Aku nyaman di sini,
di kursi penunggu,
sambil berdoa namamu kusebut.
Sampai waktunya tiba,
biar takdir bersuara.


Palu, 22 Agustus 2026