Karya: Fazia Nurul Azmi
ku tatap matanya
Begitu indah bagaikan kembang desa
Hati pun bergetar tanpa diduga
Senyuman manisnya meluluhkan jiwa
Tetapi iman kita tak sama
Membuat hati ini kecewa
Kita berjalan di bawah langit yang sama
Namun tempat ibadah yang berbeda
Bagaikan minyak dan air yang tidak bisa bersatu
Cinta ku terhalang restu
Aku ke arah salib ku
Kamu kearah kiblat mu
DKI Jakarta, 23 Agustus 2026