Dibaca: Memuat...
Satu Langit, Satu Suara
Karya: Firly Rahma FebriantikaDi balik malam yang sunyi dan pasrah,
Kita bersujud membawa hati yang patah,
Membuang benci yang membuat berdarah,
Memohon damai turun dengan begitu limpah.
Bibir mengeja kata dengan berbeda rasa,
Namun tertuju pada satu Sang Penguasa,
Menghapus sekat yang membuat kita tersiksa,
Menuntun langkah melewati badai dan masa.
Sebab doa adalah jembatan yang tak kasat mata,
Mengikat jiwa yang dulunya sempat tersekat,
Membuat yang jauh perlahan mendekat,
Dalam dekapan persaudaraan yang begitu lekat.
Surabaya, 16 Agustus 2026