Langit yang Sama, Jalan yang Berbeda
Karya: Florensia Handayani ZiliwuLangit yang Sama, Jalan yang Berbeda
Aku melihat dunia dengan segala perbedaannya,
dengan langkah yang beragam dalam mencari makna.
Iman tak sama bukan berarti hati harus berjauhan,
sebab damai tumbuh dari jiwa yang saling menghargai.
Kita hadir membawa cerita masing-masing,
menyimpan harapan, doa, dan impian dalam diam.
Jika tangan mampu saling menguatkan,
mengapa hati harus memilih untuk menyakiti?
Pada akhirnya, manusia tetap membutuhkan kasih,
tetap ingin didengar, dipahami, dan dihargai.
Biarkan perbedaan menjadi warna kehidupan,
karena keindahan lahir dari hati yang menerima.
Nias, 16 Agustus 2026