Karya: laily habaliah
Jangan terlalu lama memandangku
atas hasrat kagummu
aku sadar
deru ombak tak selalu datang dari pantai
kadang juga dari sepasang mata
yang memancarkan kerinduannya
sejak saat itu
aku selalu menghitung kemungkinan
jarum jam, dan waktu sembahyang.
aku memintamu pada Tuhan
namun apa kau juga begitu?
mencari-cari banyak keberuntungan
di tiang-tiang yang memisahkan
sejak saat itu pula
rinai bukan lagi tentang hujan
namun tentang aku
yang mati percaya
bahwa kita berbeda
atas satu amin dan dua iman
Madura, 24 Agustus 2026