Karya: Meisyafa Amiarty
Kau sujud menghadap timur
Aku berdoa menatap barat
Kitab kita beda sampul
Nama yang kita sebut tak sama
Loneng gerejamu memecah pagi
Adzanmu menggema di senja
Dupa di viharamu naik pelan
Lilin di puraku menyala redup
Kita berbeda jalan pulang
Tapi lapar kita sama
Tangis kita sama
Doa kita sama-sama minta damai
Jangan tanya kenapa arahku lain
Tanyakan saja
Saat badai datang
Maukah kau berteduh di bawah pohon yang sama
Karena Tuhan tak menghitung arah
Dia menghitung hati
Sidoarjo, 28 Agustus 2026