Dibaca: Memuat...
Tenunan suara di sepertiga malamKarya: Nagita Ramadhani
TENUNAN SUARA DI SEPERTIGA MALAM
Di keramaian yang mengendap pelan,
suara-suara berbisik menembus kenyataan.
Jemari menadah, merapal pintaan sunyi,
menenun benang harapan di sepertiga malam ini.
Bait demi bait meluncur selembut sutra,
melintasi jarak, menembus angkasa.
Kuselipkan namamu dalam setiap helaan,
berharap kamu adalah takdir yang Tuhan pertemukan.
Sebab benang merah ini tak sekadar terikat pasrah,
ia ditenun dari doa-doa yang tak pernah lelah.
Menautkan dua jiwa dalam rahasia semesta,
hingga kelak bermuara di takdir yang sama
Bangkalan, 26 Agustus 2026