Satu langit, satu doa
Karya: Nasokha Dziyauddin AhmadDi setiap sujud, kami menyebut nama-Mu,
menganyam harapan dalam keheningan yang teduh.
Perbedaan bukan lagi dinding,
melainkan jalan untuk saling memahami.
Doa menjadi jembatan yang menghubungkan hati,
menghapus benci, menumbuhkan kasih,
serta menguatkan langkah dalam kebersamaan.
Saat tangan terangkat memohon kepada-Mu,
kami percaya tidak ada yang lebih indah
daripada persaudaraan yang lahir dari ketulusan.
Biarlah doa menjadi cahaya yang menuntun langkah,
menyatukan mimpi, menguatkan iman,
dan menghadirkan damai bagi semua,
agar setiap hati mampu saling merangkul
dalam cinta, harapan, dan rahmat-Mu yang abadi.
Magelang, 30 Agustus 2026