Nurhasanah aisyah putri pasaribu - Titik Nadir Dua Iman (LCP 48)

📅 30 أغسطس
Titik Nadir Dua Iman
Karya: Nurhasanah aisyah putri pasaribu


Kita berdiri di persimpangan sunyi, 
di mana lonceng gereja dan derap takbir bertemu dalam debar yang sama gelisah. 
Dua iman merajut dinding tinggi, 
membentang di antara jemari kita
yang ragu untuk saling melepaskan. 

Di bawah langit yang tak pernah bertanya
siapa yang sujud dan siapa yang berlutut, 
kita mengeja takdir dengan cara berbeda. 
Engkau menengadah pada salib yang teduh, 
aku bersujud pada asma yang luhur. 

Tuhan, apakah cinta adalah dosa
ketika ia lahir di antara dua kiblat? 
Jika semesta saja mengizinkan fajar
bertemu senja di garis cakrawala, 
biarkan doa-doa kita yang berbeda arah
berjumpa di satu titik: ketulusan yang sama. 


Bekasi, 30 Agustus 2026